smk bisa smk hebat

Keunduri Apam, para ibu guru dan staf SMK-PP Negeri Saree mengadakan kegiatan Keunduri Apam (5/4/18). ini merupakan tradisi masyarakat Aceh selama bulan Rajab untuk silaturahmi sesama tetangga. Bikin apamnya itu rame-rame, terus dimakan serukun tetangga mesti kebagian, begitu kata ibu Sukma mewakili bidang Humas.

Kebetulan juga hari ini adalah hari terakhir UNBK 2018, jadi kegiatan ini sekalian menjadi rangkaian rasa syukur sehingga berbagi kebahagiaan dengan makan apam secara bersama antara pegawai, pimpinan, siswa dan pengawan UNBK.

Sukma juga berkesempatan memberi sedikit penjelasan tentang Apam Aceh, Apam adalah makanan tradisional Aceh yang biasa dimasak pada bulan Rajab atau menjelang peringatan Isra Miraj. Tak mengherankan jika Bulan Rajab juga dikenal sebagai Bueleun apam dalam almanak Aceh. Apam terbuat dari campuran tepung beras, santan, air kelapa, air putih, dan garam serta gula pasir. Untuk membuat apam, tepung gandum, tepung beras dan garam diaduk dalam keadaan kering. Setelah itu tambahkan santan serta air putih. Kemudian diaduk lagi hingga menjadi adonan cair, begitu terangnya.

Sambil terus memasak apam, ibu sukma juga melanjutkan penjelasan tentang proses pembuatan apam, Garam tersebut berfungsi agar apam tidak lengket di pinggan tanah. Langkah terakhir tuangkan adonan ke dalam ceureulop. Tunggu sekitar lima menit, apam pun siap disajikan.Nah, jika adonan sudah siap, panaskan ceureulop (pinggan terbuat dari tanah) di atas tungku. Akan lebih bagus jika dimasak menggunakan kayu bakar. Setelah ceureulop mulai panas, masukan garam lalu diratakan menggunakan sabut kulit kelapa. Akan lebih nikmat jika apam dikonsumsi dengan kuah tuhe atau baluran parutan kelapa dan gula. Kuah tuhe bisa dibuat sendiri dengan santan kental, pisang, nangka, dan gula.

Jika menilik sejarah dan cerita para orang tua, kenduri apam memang sudah berlangsung sejak zaman Kesultanan Aceh Darussalam. Kenduri ini konon bermula dari seorang sufi bernama Abdullah Rajab yang hidup sangat miskin di Mekkah. Saat dia meninggal dunia, keluarganya tidak mampu menggelar acara kenduri seperti lazimnya.

Orang sekampungnya lantas berinisiatif membuat apam karena tidak memerlukan banyak bahan untuk membuatnya. Dari sanalah kemudian Kenduri Apam saban tahun mulai digelar saat bulan Rajab atau Buleuen Apam dalam almanak Aceh.

Keunikan lain dari Kenduri Apam ini yakni apam dimasak bergantian dari satu rumah ke rumah lain. "Hari ini masak apam di rumah orang lain, besok orang lain memasak apam di rumah kita. Demikian kata ibu sukma.

Semoga kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk menambah rasa persaudaraan dan meningkatkan kerjasama antar pegawai. Setelah sekian lama menunggu, kami berkesempatan mencicipi apam telah siap dibakar dengan kuah yang telah tersaji secara bersama-sama dengan pimpinan dan pengawas UNBK. Selamat menikmati. (kimi).

 

 

 

Kalender Pendidikan

Web Sekolah Indonesia designed by divisidatalitbang.net