SAREE – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMK Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Saree Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan yang berpusat di Aula Serbaguna Kampus 1 SMK-PP Negeri Saree ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP.
Dalam arahannya, Kadisdik Aceh menyoroti tantangan sekaligus peluang ekonomi kawasan Saree pasca beroperasinya Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). Pengalihan arus kendaraan ke jalur tol diakuinya berdampak pada penurunan aktivitas ekonomi di sepanjang jalur lama, termasuk usaha kuliner dan kios oleh-oleh khas Saree.
Menyikapi fenomena tersebut, Murthalamuddin memotivasi para siswa baru untuk belajar dengan sungguh-sungguh di bidang vokasi pertanian. Lulusan SMK-PP Negeri Saree diharapkan tidak hanya menjadi pekerja, melainkan bertransformasi menjadi pelaku usaha (entrepreneur) yang mampu menciptakan nilai tambah (value added) pada produk pertanian dan peternakan.
“Kami mendorong para siswa untuk meneladani jiwa kewirausahaan Nabi Muhammad SAW dalam membangun bisnis berbasis pertanian. Lulusan sekolah ini harus mampu melahirkan inovasi produk pangan olahan siap saji yang berdaya saing tinggi di pasar modern,” ujar Kadisdik Aceh dalam sambutannya.
Minat Pendaftar Lampaui Kapasitas Tampung
Pada kesempatan yang sama, Kepala SMK-PP Negeri Saree, Dr. Muhammad Amin, SP., MP., Gr., melaporkan bahwa animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan ini terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Bahkan, jumlah pendaftar tahun ini telah melebihi kuota ketersediaan fisik sekolah.
“Tahun ini kami terpaksa membatasi penerimaan dan belum bisa mengakomodasi seluruh pendaftar karena keterbatasan daya tampung asrama serta fasilitas makan gratis siswa. Kebijakan seleksi tahun ini benar-benar disesuaikan dengan kapasitas riil yang ada,” jelas Dr. Muhammad Amin.
Guna merespons tingginya kepercayaan masyarakat, pihak sekolah berharap Pemerintah Aceh dapat memberikan dukungan anggaran tambahan di masa mendatang, khususnya untuk perluasan infrastruktur asrama dan pemenuhan kebutuhan konsumsi siswa.
Dukungan Komite Sekolah untuk Petani Modern
Aspirasi senada juga disampaikan oleh Ketua Komite SMK-PP Negeri Saree, Maswadi, SP., M.Pd. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tampung sekolah mengingat peran strategis SMK-PP Negeri Saree dalam mencetak agen perubahan di sektor agraria.
“Harapan kami ke depan, dengan dukungan pemerintah, seluruh calon siswa yang memenuhi syarat dapat tertampung di sini. SMK-PP Negeri Saree harus terus konsisten menjadi inkubator lahirnya generasi petani milenial yang modern, profesional, dan siap memenangkan persaingan di dunia usaha maupun industri (DUDI),” tegas Maswadi.
Upacara pembukaan MPLS ini berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol pendidikan yang matang. Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Pengawas Pembina Sekolah, jajaran Komite Sekolah, Kapolsek Lembah Seulawah, unsur pimpinan dan staf pengajar SMK-PP Negeri Saree, serta ratusan siswa baru yang siap mengikuti seluruh rangkaian pengenalan lingkungan kampus.
Humas SMK-PP Negeri Saree

Rolax Fellan
November 25, 2021 at 09:00 amIt is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using.
ReplyDaile Cane
November 25, 2021 at 09:00 amIt is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using.
Reply